Hari Jumat kemaren di salah satu stasiun TV swasta, ada sebuah program yang menayangkan keseharian orang-orang yang ngga mampu. Baik secara materi maupun fisik. Entah apa judulnya, namun cerita hari ini mengisahkan tentang Peggy, seorang gadis yang memiliki hobi menulis.
Peggy tinggal bersama ibu dan adik-adiknya yang berjumlah sekitar enam orang. Ayah Peggy sudah tidak ada (entah pergi, entah meninggalkan mereka). Peggy dan ibunya harus membanting tulang setiap hari demi memenuhi kebutuhan keluarga. Coba bayangkan, memenuhi kebutuhan sendiri aja, kok rasanya susah banget ya? Nah ini, si Peggy harus memenuhi kebutuhan dirinya, ibu dan adik-adiknya.
Peggy selalu meluangkan waktu untuk menulis, baik cerpen atau pun curhat. Sudah banyak hal yang Peggy tulis, tetapi tidak ada yang pernah dipublish. “Pengennya sih nanti-nanti dipublish….” Kata Peggy waktu kameramen mengarahkan kamera ke dirinya.
Kasihan sekali Peggy. Dia ngga pernah tau kalau ada banyak penerbit yang mencari bakat tulis-menulis di Indonesia. Mungkin suatu saat nanti Gagas bisa ngajak Peggy untuk nulis ya? Atau paling ngga berbagi kisah lewat blog ini.
Feb 13, 2008
Sekilas Kisah Dari Penjaringan
Posted by
GagasMedia
at
3:51 PM
0
comments
Labels: Life-Filosofi
Feb 5, 2008
To all the girls out there
Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?"
"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.
"Aku tidak mengerti", kata anak itu.
Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti"
Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya,
"Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"
"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.
Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.
Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?" Tuhan berkata:
"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu "
"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan.
Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan"
Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."
"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada."
Posted by
GagasMedia
at
12:24 PM
8
comments
Labels: Life-Filosofi
Feb 1, 2008
Hujan? Nikmatin aja lagi.
Posted by
GagasMedia
at
3:01 PM
4
comments
Labels: Life-Filosofi
Jan 24, 2008
Bimbangnya Tuhan
Ada sebuah pertanyaan yang pengen Gagas tanya ke kalian semua:
Mendingan udaranya super panas atau hujan badai?
Ngga boleh pilih dua-duanya, ngga boleh ngga milih sama sekali, ngga boleh milih atau!
Masalahnya begini nih mas2 dan mbak2 sekalian, ada seorang gadis manis, klimis dan suka makan kismis. Sebuat aja namanya Ikkin. Si Ikkin ini kalo udara panas, emosinya ngga mau kalah panas. Terus kalo ada hujan badai, moodnya tiba-tiba kacau, sekacau pohon -pohon yang tumbang gara-gara hujan badai.
Karena bosan menghadapi perubahan mood Ikkin, salah satu temannya yang cerdas bertanya "Kkin, gw bingung deh. lo dikasih panas marah-marah, dikasih ujan ngambek. Tuhan tuh bingung tau! lo maunya apa?" Hmm.. pertanyaan cerdas. Selain cerdas, pertanyaan itu sukses membuat Ikkin terdiam. Entah berpikir, entah berpikir yang bukan-bukan.
Pertanyaan itu mungkin aja ada di benak kalian semua "sebenernya si Ikkin itu maunya apa sih?!" Kalian ngga salah kok bertanya kayak gitu, Tuhan aja juga bingung. Masalahnya banyak orang yang kayak Ikkin, dan ada juga orang yang suka hujan tapi ngga suka panas atau kebalikkannya. Jadi nih, waktu Tuhan lagi mau bikin ujan tiba-tiba ada manusia di luar sana yang berdoa "Ya Tuhan, jangan ujan dong! ntar gua kagak bisa ke rumah si Siti. Kan hari ini pacar gua pulang kampung, jadi hari ini doang gua bisa bercumbu mesra ama Siti." Dan Tuhan pun memutuskan membuat hari itu tetap panas terik. Eh ... belum sampe satu detik, tiba-tiba ada manusia lain yang berdoa. "Ooooh ... Tuhan. Gimana nih kok panas terus? Ujan napa? Biar gua bisa ngojek payung, terus duitnya buat beli yang begituan tuh ... yang bikin ngefly ..."
Akhirnya Tuhan cuma bisa bilang "Kampret lu semua!"
Iya juga ya? Yang satu pengen ujan, yang lain pengen panas. Udah gitu niatnya jelek semua. Kampret! (lho, kok jadi ikutan emosi?) Makanya prens, kalo doanya belum dijawab-jawab, sabar aja, masih ngantri. Atau mungkin Tuhan lagi dilema karena ada orang yang ngga mau doa lo terkabul. Nah kalo gitu mending doanya begini, "Ya Tuhan kabulkanlah doaku dan jangan Kau kabulkan doa orang yang ingin doaku ngga terkabul. Amin"
Ikkin, si gadis Manis penggemar kismis (kisah misteri)
mungkin saat ini Ikkin juga berdoa supaya doa kita ngga terkabul ....
Read More ..
Posted by
GagasMedia
at
11:55 PM
0
comments
Labels: Life-Filosofi
Jan 23, 2008
Eneng Bertanya Abang Menjawab
Waktu itu ada email yang masuk dari sebuah milis. Ceritanya tentang cewe cakep yang ngirim surat untuk rubrik konsultasi sebuah majalah di belahan Amerika sana. Dia curhat. Isinya kira-kira begini (dengan mengubah gaya bahasa):

Posted by
GagasMedia
at
12:53 PM
5
comments
Labels: Life-Filosofi
