May 2, 2008

1st Chapter: Love In JUVE: Susahnya Pacaran Jarak Jauh

Chapter One
Susahnya Hidup Didusun
“Duuh...susahnya hidup didusun!” gerutuku sendiri. Tapi terkadang benakku malah rasanya ingin menimpali akan perkataanku ini, “siapa bilang enak?”

Terang saja. Hidup didusun seperti ini sebenarnya adalah hal yang paling tersulit, terutama untukku. Bukan karena aku tak suka dengan keadaan alam sekitar pedusunan. Tapi jujur, sebenarnya aku sangat menikmati panorama alam didusunku. Selain menenangkan dan udaranya yang sangat sejuk. Tapi satu hal yang membuat kehidupanku didusun ini menjadi susah adalah karena tak adanya sarana dan prasarana penunjang komunikasi yang super canggih, jaringan ponselpun kurang kuat disini. Jangankan canggih, kantor pos pun disini tak ada. Sehingga jika aku akan mengepostkan surat, terlebih dahulu aku harus menghilangkan uang sekitar sepuluh ribu untuk ongkos angkot plus waktu yang terbuang secara sia-sia untuk menuju kekantor post tersebut.
selengkapnya klik 'Bab Pertama Kamu' pada menu di samping

3 comments:

  1. tris for team kandangagas yang udah mo mublish naskah gue! makacih buangget yach! sekalian, tolong dong, koreksiin naskah bab pertama gue ini! salam juga yang buat team editor, and khususnya buat mbak windy, salam kenal aja dari gue, coz, kito nih samo-samo dari palembangnyo, yo dak? hehehe...

    ReplyDelete
  2. tris for team kandangagas yang udah mo mublish naskah gue! makacih buangget yach! sekalian, tolong dong, koreksiin naskah bab pertama gue ini! salam juga yang buat team editor, and khususnya buat mbak windy, salam kenal aja dari gue, coz, kito nih samo-samo dari palembangnyo, yo dak? hehehe...

    ReplyDelete