Sep 18, 2009

Sasadara

Aku tak mengelak
ketika kau mulai
menembangkan puja mantra
yang merayuku untuk
tak segera melepas
pandangan darimu

Pula tak bergeser
sejengkal juga meski
kau goda benak purba
dari rumbai nafsuku
dan mengukir peta rahasia
menuju gua garbamu

Lalu siapa engkau, dara
begitu tega menikam
cundrik bersalut werangan rindu
ke dalam anganku
lalu pergi tanpa pernah berkisah.

***

Puisi oleh Sigit Jaya Herlambang
www.soulsdigger.blogspot.com

6 comments:

  1. bahasanya berat bener, tapi gw ngarti, maksudnya ada cewe yg ngejar2 gitu trus tau2 pergi yak??? bener gak???
    lumayan.......he13x

    ReplyDelete
  2. Lihatlah semua kehidupan
    Dimana kau akan menemukan angin bertiupan
    Kau rasakan kesejukan itu
    Hingga perasaanmu membeku

    Lihatlah alam ini yang kau idamkan
    Untuk sebuah nama kau akan mendapatkan
    Sebuah kenyataan yang indah di pikirmu
    Dan sebuah kekalan indah di jiwamu

    Belajarlah pada alam ini
    Kita akan tau banyak akan hal yang dinanti
    Dunia yang indah akan kembali
    Jika hatimu berkata dan mengitari

    Ku suka melihat kehijauan dunia
    Kesegaran dan kesejukan udara
    Yang selalu membawaku dalam angan
    Untuk menikmati bersama gerak tubuhku

    ReplyDelete
  3. pemenggalan alias enjumbent (lupa tulisannya)
    diperhatikan lagi, git

    ReplyDelete
  4. contohnya di bagian mana? yang baiknya kayak gimana memenggalnya?

    ReplyDelete